Surabaya, 14–15 November 2025 — SMP Negeri 45 Surabaya kembali menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang merupakan agenda tahunan dalam rangka menyiapkan calon pemimpin muda sekolah. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ibu Kepala Sekolah, Roem Andarwati, M.Pd., yang dalam amanatnya menekankan pentingnya pembentukan karakter, disiplin, dan kemampuan berorganisasi bagi siswa.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa LDKS bukan sekadar kegiatan formalitas, tetapi ruang belajar untuk menumbuhkan keberanian, tanggung jawab, serta keterampilan memimpin. “LDKS menjadi tempat kalian belajar mengatur diri, membangun komunikasi, dan bekerja sama. Pemimpin yang baik lahir dari proses,” pesan beliau kepada para peserta.
Kegiatan LDKS dimulai pada Jumat siang, 14 November 2025, saat para peserta mulai berkumpul di lokasi dan melakukan pemeriksaan kehadiran. Setelah proses registrasi awal selesai, peserta diarahkan untuk mengikuti Apel Pembukaan sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan hari pertama.
Usai apel, rangkaian materi dimulai dengan sesi Leadership, di mana peserta diajak memahami prinsip dasar kepemimpinan dan bagaimana menjadi pemimpin yang mampu menginspirasi. Materi berikutnya berlanjut pada topik Keorganisasian, yang mengulas struktur organisasi, peran masing-masing anggota, serta pentingnya koordinasi dan komunikasi dalam sebuah tim.
Setelah mengikuti dua sesi pemaparan materi, peserta diberi waktu untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan pada materi terakhir hari itu, yaitu Konsep Diri. Pada sesi ini peserta diajak mengenali potensi diri dan membangun kepercayaan diri sebagai bekal memimpin. Hari pertama ditutup dengan refleksi singkat dan penyampaian arahan untuk kegiatan esok hari.
Keesokan harinya, Sabtu, 15 November 2025, peserta kembali melakukan registrasi pagi sebelum memulai kegiatan luar ruangan. Hari kedua diawali dengan aktivitas outbond, yang dirancang untuk meningkatkan kerja sama, kekompakan, dan ketangguhan mental. Kegiatan berlangsung dengan penuh keceriaan sekaligus tantangan.
Setelah menyelesaikan outbond, peserta diarahkan untuk membersihkan diri dan bersiap mengikuti sarapan bersama. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika semua peserta duduk bersama menikmati menu sarapan sederhana sebelum memasuki agenda utama hari itu.
Memasuki sesi inti, peserta mengikuti kegiatan Proker 45 (Character Building) yang berlangsung cukup panjang. Pada sesi ini, peserta dilatih untuk menyusun program kerja, memecahkan masalah, serta berlatih menjadi tim yang saling mendukung. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian paling penting karena langsung melatih kemampuan praktik berorganisasi.
Setelah beristirahat siang, rangkaian kegiatan berlanjut pada sesi Inagurasi, di mana setiap kelompok menampilkan kreativitas, refleksi, dan hasil pembelajaran mereka selama LDKS. Suasana berlangsung meriah, penuh kebanggaan, dan menumbuhkan rasa percaya diri di antara peserta.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti Apel Penutupan, menandai berakhirnya LDKS 2025. Guru pendamping memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan antusiasme para peserta selama dua hari kegiatan berlangsung.
Seluruh rangkaian LDKS berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap kegiatan, baik saat menerima materi maupun saat mengikuti aktivitas luar ruangan. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap lahir generasi pemimpin muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki sikap tangguh, berintegritas, dan mampu bekerja dalam tim.
SMPN 45 Surabaya berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan-kegiatan pembinaan karakter demi mewujudkan lingkungan belajar yang positif dan inspiratif bagi seluruh siswa.